Cara Budidaya Ikan Nila

Cara Budidaya Ikan Nila – Ikan nila merupakan jenis ikan yang banyak dibudidayakan karena memberikan keuntungan yang cukup besar. Selain tidak terlalu sulit untuk dibudidayakan, pangsa pasar ikan nila juga cukup menggiurkan.

Cara Budidaya Ikan Nila

Karenanya ikan nila banyak dibudidayakan oleh para peternak, namun bila Anda belum punya pengalaman dalam budidaya ikan terutama ikan nila maka Anda perlu menyimak cara budidaya ikan nila berikut ini :

1. Menyiapkan Kolam Ikan Nila yang Layak

Kolam yang baik untuk ikan nila adalah kolam lempung karena ikan nila sendiri termasuk jenis ikan air tawar, selain itu kolam lempung juga dapat menahan massa air. Akan lebih baik lagi bila kolam budidaya berada di daerah dataran rendah dengan ketinggian 300 – 600 mdpl.

Pastikan juga air kolam memiliki suhu 25 – 30 derajat celcius dengan kadar garam 35/ml dan pH-nya sekitar 5 – 7 pH, untuk mengujinya Anda dapat menggunakan bantuan alat seperti termometer, salinity meter dan juga pH meter. Akan lebih baik bila kolam lempung dilakukan pengapuran lebih dulu menggunakan 25 – 200 gram kapur/m2 yang dilakukan setelah kolam dikeringkan.

Untuk hasil yang lebih baik Anda juga dapat melakukan pemupukan menggunakan pupuk kandang sebanyak 50 – 700 gram/m2 yang dikombinasikan dengan pupuk TSP dengan dosis 15 gram dan 10 gram/m2.

2. Memilih Benih Ikan Nila

Proses pemilihan bibit merupakan proses yang penting karena dengan bibit yang baik maka kualitas ikan nila yang akan dipanen nantinya juga akan baik. Pertumbuhan ikan nila jantan cenderung lebih cepat dibandingkan ikan nila betina, oleh karena itu lebih baik Anda membudidayakan ikan nila jantan karena akan lebih cepat tumbuh dan berkembang biak. Selain itu jangan mencampurkan ikan nila jantan dan betina terlalu banyak karena bila ikan nila melakukan pemijahan maka ikan akan kehabisan banyak energi yang akan menghambat pertumbuhannya.

3. Penebaran Benih Ikan Nila Dalam Kolam

Apabila kedalam kolam budidaya Anda sekitar 60 – 75 cm maka sebaiknya Anda menebarkan benih ikan sebanyak 15 ekor ikan hingga 30 ekor ikan per meter persegi, jumlah tersebut merupakan jumlah ideal dalam penebaran benih. Ukuran benih ikan Nila biasanya adalah 10 gr hingga 20 gr per ekor, sebelum menebar benih ikan Nila ke kolam sebaiknya perlu dilakukan proses adaptasi terhadap kondisi kolam tersebut. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengurangi resiko kematian pada ikan saat dibudidayakan.

4. Pemberian Pakan Ikan Nila

Pemberian pakan juga harus diperhatikan, Anda dapat memberi pakan ikan nila dengan komposisi tepung ikan 25%, kopra 10%, dedak halus 65%. Selain itu Anda juga dapat memberikan pelet dengan kadar 20 – 30% yang diberikan dengan sebanyak 2 – 3% dari berat populasi ikan yang diberikan pada pagi dan sore harinya.

5. Masa Panen Ikan Nila

Ikan nila dapat dipanen ketika sudah berumur 4 – 6 bulan selama dibudidayakan karena pada usia tersebut berat ikan Nila sudah mencapai 300 gr – 500 gr per ekornya. Budidaya ikan nila juga tergolong budidaya ikan yang cukup cepat karena hanya membutuhkan waktu selama 4-6 bulan, bila Anda ingin memanennya setiap bulan maka Anda perlu mempunyai beberapa kolam budidaya.

Advertisements

Manfaat Hujan Bagi Kehidupan

Manfaat Hujan Bagi Kehidupan – Hujan merupakan peristiwa alami berupa turunnya rintik – rintik air dari awan yang turun ke bumi. Air hujan sendiri dapat membawa banyak manfaat untuk berbagai kehidupan yang ada di bumi.

Manfaat Hujan Bagi Kehidupan

Dalam perkembangannya, kini manusia sendiri dapat memprediksi kapan akan terjadinya hujan dan bahkan dapat membuat hujan buatan sendiri. Dengan bantuan seperti halnya citra satelit dan juga alat pengukur cuaca / weather station kini manusia dapat memprediksi datangnya hujan dengan akurat.

Jika membicarakan manfaat air hujan tentu akan sangat banyak sekali manfaat dari air hujan ini mengingat air hujan juga menjadi sumber air tawar yang diperlukan kehidupan di bumi. Berikut adalah beberapa manfaat hujan bagi kehidupan :

Menyuburkan tanaman

Manfaat pertama dari turunnya hujan adalah menyuburkan tanaman karena air hujan akan berperan sebagai air minum bagi tumbuhan. Tumbuhan yang mendapatkan air cukup maka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, oleh karena itu saat musim hujan tiba maka kita dapat mengamati berbagai tumbuhan yang ada di sekitar kita akan tumbuh dengan lebih subur dibandingkan musim kemarau. Dengan adanya musim hujan juga akan membuat lingkungan sekitar kita menjadi lebih hijau dan lebih subur dari sebelumnya

Persediaan air minum

Air hujan juga menjadi salah satu persediaan air minum untuk kita dan makhluk hidup lainnya walaupun kita dapat mengambil air minum dari berbagai sumber air minum yang ada. Akan tetapi bila kita tidak boleh menggunakan air hujan untuk langsung dikonsumsi, air hujan harus kita olah lebih dulu untuk menghindarkan dari berbagai penyakit. Kadar asam pada air hujan harus diturunkan lebih dahulu sebelum dapat Anda konsumsi. Apabila kita dapat mengolah air hujan menjadi air minum maka kita dapat meminimalisir penggunaan air tanah.

Sebagai sumber perekonomian sebagian masyarakat

Ternyata ada manfaat lain dari turunnya hujan yaitu menjadi sumber pendapatan tambahan bagi sebagian orang. Bagi mereka yang menyewakan jasa ojek payung, taksi maupun orang yang menjual perlengkapan hujan bisa mendapatkan penghasilan tambahan saat datang hujan. Selain itu bagi para penjual makanan yang serba hangat juga bisa mendapatkan penghasilan lebih dibandingkan hari biasanya karena saat hujan orang cenderung akan mencari makanan hangat lebih lagi makanan yang berkuah hangat.

Mendukung keberhasilan dalam bercocok tanam

Seperti halnya manfaat pertama dari turunnya hujan yaitu membantu pertumbuhan tanaman maka dengan adanya maka akan menunjang dari keberhasilan bercocok tanam baik dalam pertanian maupun perkebunan. Dengan turunnya air hujan maka berbagai tanaman yang sedang ditanam akan tumbuh dengan subur, oleh karena itulah hujan juga akan menyuburkan tanaman yang ditanam oleh para petani. Seperti yang kita ketahui bahwa bidang pertanian maupun perkebunan sangat membutuhkan air, maka dengan turunnya air hujan akan membantu para petani dalam memenuhi pasokan airnya.

Menjaga kelangsungan hidup manusia

Mungkin Anda sering mendengar bahwa hujan adalah turunnya berkah, hal ini memang benar adanya karena kebutuhan akan air bagi makhluk hidup merupakan kebutuhan pokok sehingga dengan adanya air hujan maka kita dapat memenuhi kebutuhan air kita. Dengan adanya air hujan maka keberlangsungan hidup manusia dapat terjaga dengan baik.

Memperbaiki kualitas udara

Tahukah Anda dengan adanya hujan yang turun maka juga akan memperbaiki kualitas udara lingkungan kita. Dengan adanya hujan maka polusi yang berasal dari asap kendaraan bermotor, asap pabrik dan penggunaan beberapa macam peralatan elektronik yang menimbulkan zat – zat tertentu dapat disingkirkan untuk sementara waktu dan menetralisir udara yang ada di sekitar kita. Air hujan akan menyingkirkan berbagai debu dan polusi yang ada di udara. Selain itu hujan yang disertai petir juga akan membunuh berbagai kuman dan virus di udara yang dilewati oleh jalur petir tersebut.

Bahaya Minuman Berperasa

Bahaya Minuman Berperasa – Kebutuhan akan air minum merupakan kebutuhan pokok kita sebagai manusia dan juga semua makhluk hidup. Tubuh kita sendiri sebagian besarnya terdiri dari air sehingga kekurangan konsumsi air dapat mengganggu kinerja dan metabolisme tubuh.

Bahaya Minuman Berperasa

Air yang dapat kita konsumsi tentunya adalah jenis air minum yang layak, bersih dan higienis. Dengan air minum yang layak maka kita juga dapat menjaga kesehatan tubuh.

Namun di zaman yang serba modern seperti sekarang ini muncul banyak berbagai jenis air minum bahkan air kesehatan yang diklaim mempunyai banyak manfaat. Akan tetapi Anda harus mewaspadai jenis air minum berperasa, rasa yang ditambahkan pada air minum ini tentunya menggunakan bahan kimia buatan.

Bila Anda termasuk orang yang gemar mengkonsumsi minuman berperasa maka Anda dapat mengalami kerusakan gigi bila Anda malas menjaga kesehatan gigi. Hal ini karena minuman berperasa dapat mengikis lapisan email gigi yang memudahkan kerusakan gigi.

Angka Aman

Suatu cairan yang kita konsumsi dapat dikatakan aman masuk ke dalam tubuh kita bila memiliki nilai pH 6 – 8. Apabila cairan tersebut memiliki nilai pH yang semakin kecil maka cairan tersebut bersifat semakin asam dan berbahaya bagi tubuh kita.

Nilai pH suatu cairan sebenarnya dapat Anda ukur dengan mudah menggunakan pH meter. Cairan yang memiliki nilai pH 4 sudah mampu langsung mengikis lapisan email gigi Anda dan salah satu contoh minuman yang bersifat asam adalah jeruk sitrus.

Bahaya Perisa

Menurut juru bicara American Dental Association, Edmond R. Hewlett, D.D.S. minuman berperisa merupakan salah satu jenis cairan yang dapat mengikis email gigi, karena sifatnya yang tergolong asam. Saat lapisan email gigi terkikis maka gigi akan lebih sensitif dan dapat menyebabkan gigi berlubang lebih mudah.

Kini juga muncul jenis minuman yang bernama Sparkling Water yang termasuk minuman berkarbonasi namun tanpa rasa. Meski tidak mengandung perisa, sparkling water juga bukan minuman yang baik untuk tubuh karena memiliki sifat asam.

Gelembung karbondioksida akan diubah menjadi asam karbonat di dalam mulut kita dan akan menjadi lebih asam apabila Anda mengkonsumsi lemon atau jeruk nipis pada sparkling water.

Mengingat bahaya dari jenis minuman tersebut sebaiknya Anda mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi jenis minuman tersebut. Akan tetapi bila Anda memang ingin mengkonsumsinya maka sebaiknya diminum secara cepat agar langsung habis.

Hal tersebut guna menghindari kontak langsung dengan gigi Anda, bisa juga dikonsumsi menggunakan sedotan bila Anda ingin menikmatinya sedikit demi sedikit.

Hal penting terakhir disini adalah sebaiknya Anda tidak langsung menggosok gigi Anda setelah mengkonsumsi minuman tersebut untuk menghindari pengikisan email lebih lanjut. Tunggulah selama beberapa saat barulah Anda gosok gigi Anda.

Fungsi Celah Pada Jembatan Besi dan Baja

Fungsi Celah Pada Jembatan Besi dan Baja – Apakah Anda pernah memperhatikan jembatan besi atau baja, rel kereta api? jika Anda memperhatikan dengan jeli, bangunan tersebut pastilah memiliki sedikit sekat antara logamnya. Kenapa bisa dibuat seperti itu, tidak langsung menyambungnya saja.

Fungsi Celah Pada Jembatan Besi dan Baja

Mungkin Anda sudah dapat menebaknya, fungsi celah pada bangunan baik jembatan besi atau baja dan rel kereta api adalah untuk mengantisipasi sifat pemuaian pada besi dan baja ketika siang hari yang panas. Baik jembatan maupun rel kereta api yang dibuat menggunakan logam akan memiliki sifat pemuaian saat terpapar panas dalam waktu yang cukup lama.

Itulah mengapa diantara ujung rangka jembatan dengan tiang beton diberi celah, celah tersebut berguna untuk mengantisipasi sifat pemuaian logam. Hal yang sama juga diterapkan pada rel kereta api dengan tujuan yang sama. Tentu bila tidak diberi celah maka saat mengalami pemuaian maka rel kereta api akan melengkung. Hal ini tentu akan menyebabkan kecelakaan bila kereta api melintas di atasnya.

Dalam pembuatan celah atau rongga tersebut tentu akan memperhatikan dan memperhitungkan sifat pemuaian dan penyusutan dari benda padat yang disebabkan karena suhu yang tinggi. Jalan raya yang menggunakan baja dan aspal pada musim kemarau sering mengalami retak dan pecah.

Seperti yang kita ketahui meskipun besi dan baja memiliki tingkat kekerasan yang tinggi, Anda dapat mengujinya menggunakan hardness tester / alat pengukur kekerasan namun sifat pemuaiannya tidak dapat dihindari. Berbeda dengan kayu bila kadar airnya sudah sesuai maka sifat kembang dan susutnya dapat dihindari.

Pada saat pembuatan jembatan dan jalan raya para ahli konstruksi harus benar – benar memperhatikan dan memperhitungkan sifat pemuaian dan penyusutannya besi dan baja. Perhitungan ini sangat diperlukan pada proses penyambungan besi dan baja tersebut.

Oleh karena itu bila sambungan besi maupun baja tersebut tidak ingin menlengkung ketika terjadi proses pemuaian dan penyusutan maka diantara sambungan tersebut harus diberi sedikit celah atau rongga untuk mengantisipasi hal tersebut. Rongga ini harus benar – benar diperhitungkan untuk mengantisipasi sifat pemuaian dan penyusutan besi maupun baja tersebut dan juga namun juga tetap dapat memperoleh kekuatan maksimalnya.

Cara Kerja Kaca Anti Peluru

Cara Kerja Kaca Anti Peluru – Pernahkah Anda melihat kaca anti peluru yang mungkin sering Anda lihat di film? mungkin sepintas kaca film biasa dengan kaca anti peluru hampir tidak ada bedanya, namun sebenarnya kekuatan keduanya jauh berbeda.

Cara Kerja Kaca Anti Peluru

Bila kaca biasa akan hancur saat terbentur terlebih lagi tertembak peluru, namun kaca anti peluru akan tetap utuh meski tertembak 1 atau 2 peluru tergantung dari ketebalan kaca dan senjata yang digunakan. Lantas yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana cara kerja kaca anti peluru dalam menahan peluru yang ditembakkan.

Produsen kaca anti peluru membuat berbagai macam variasi produknya, namun pada dasarnya kaca anti peluru terdiri dari beberapa lapisan (layering) bahan polycarbonate antara potongan kaca biasa dalam proses atau yang sering disebut dengan laminasi. Dari proses itulah tercipta sebuah material seperti kaca namun lebih tebal dan kuat dari kaca biasa.

Polycarbonate sendiri merupakan plastik transparan yang cukup kuat dan kokoh, Standarnya kaca anti peluru memiliki ukuran ketebalan antara 7 mm hingga 75 mm sesuai dengan kebutuhan. Ketebalan lapisan kaca anti peluru ini akan diukur lebih dahulu menggunakan alat ukur ketebalan atau thickness meter barulah diproses lebih lanjut.

Peluru yang ditembakkan pada sebuah kaca anti peluru hanya akan menembus lapisan pertamanya saja dan bahan polikarbonat yang melapisi kaca tersebut mampu menyerap energi peluru. Hasilnya peluru dapat dihentikan sebelum mencapai lapisan akhir.

Faktor yang sangat menentukan kekuatan dari kaca anti peluru adalah ketebalan kaca itu sendiri. Sebuah senapan akan melontarkan peluru dengan kekuatan yang lebih besar dari peluru yang dilontarkan pistol, oleh karena itu ketebalan kaca anti peluru untuk menahan peluru yang berasal dari senapan haruslah lebih dibandingkan pistol.

Kaca anti peluru juga ada yang dibuat untuk menahan peluru dari satu arah saja, hal ini memungkinkan untuk seseorang yang ada di dalam mobil dengan kaca anti peluru untuk membalas tembakan yang diarahkan padanya. Kaca anti peluru jenis ini dibuat proses melaminasi lembaran pada bagian yang rapuh dengan bahan yang fleksibel.

Sebagai gambaran misalkan mobil dengan kaca anti peluru satu arah ditembak oleh seseorang dari luar, maka peluru tersebut akan menyerang lapisan pertama kaca dan bagian rapuhnya. Bahan rapuh ini kemudian akan menghancurkan sekitar area yang terkena dampak. Selain itu bagian ini juga akan menyerap sebagian energi di area yang lebih luas.

Kemudian bahan yang fleksibel akan menyerap sisa energi dari peluru yang akhirnya menghentikan peluru, lalu sebuah peluru yang ditembakkan dari dalam mobil yang sama akan dengan mudah melewati kaca tersebut karena kekuatan peluru terkonsentrasi pada area kecil. Hal ini menyebabkan bahan kaca lebih lentur sehingga karena tembakan yang pertama akan membuat bahan pertama rapuh dan memungkinkan peluru langsung menembus bahan yang fleksibel dan menyerang target di luar mobil.

Kandungan Air Hujan

Kandungan Air Hujan – Air hujan merupakan salah satu sumber air bersih untuk kehidupan yang sering kita gunakan untuk dikonsumsi dan menunjang berbagai aktivitas kita. Karena belum tercampur dengan zat lainnya membuat air hujan aman untuk kita gunakan, namun air hujan juga harus direbus dahulu bila ingin diminum.

Kandungan Air Hujan

Dalam bidang pertanian dan perkebunan pasokan air masih bergantung pada air hujan khususnya saat memasuki musim penghujan. Air hujan akan membuat tanah menjadi gembur sehingga tanaman yang tumbuh di atasnya menjadi lebih subur.

Akan tetapi air hujan juga mengandung beberapa senyawa kimia yang tidak baik untuk beberapa aktivitas bila digunakan secara langsung. Aktivitas seperti mencuci atau meminum tidak dapat menggunakan air hujan secara langsung. Lantas sebenarnya apa saja kandungan air hujan tersebut :

1. Uap air atau H2O

Sekitar 99% kandungan air hujan adalah uap air karena memang kandungan inilah yang menjadikan air hujan, sisanya tergantung dari kondisi atmosfer yang dilaluinya. Tentu kita mengetahui awal dari proses terjadinya hujan adalah adanya penguapan dari berbagai sumber mata air yang ada di bumi, dari proses tersebut yang membawa uap air dan membentuk awan – awan yang kecil. Awan kecil tersebut kemudian menggumpal menjadi awan besar. Asalkan sumber penguapan uap air tersebut aman maka air hujan yang turunpun juga dapat dipastikan aman.

2. Asam nitrat

Asam nitrat merupakan kandungan zat kimia yang bisa terdapat dalam air hujan, hal ini dapat terjadi pada hujan asam yang mungkin pernah Anda dengar. Hujan asam ini terjadi karena sebagian besar dari kesalahan manusia, namun ada juga yang terjadi secara alami.

Tingginya kadar asam nitrat ini akan membuat nilai pH air hujan terlalu rendah dan tidak baik untuk digunakan. Normalnya air hujan memiliki nilai pH 6 bila diukur menggunakan pH meter atau kertas lakmus.

Jual PH Meter

Sedangkan hujan asam akan memiliki nilai pH di bawahnya yaitu sekitar 5,7 pH atau lebih rendah lagi.

3. Karbon (silika dan fly ash dalam bentuk abu ringan)

Air hujan juga dapat mengandung sedikit karbon yang berupa silika dan juga fly ash bila itu di air hujan. Silika dan fly ash merupakan zat debu yang mengikat molekul – molekul pada air hingga terbentuklah hujan, kedua zat ini juga berperan dalam proses terjadinya hujan.

4. Asam Sulfat

Asam lainnya yang terkandung dalam air hujan adalah jenis asam sulfat. Namun air hujan umumnya mengandung asam sulfat dalam jumlah kecil sehingga aman, bila zat ini terlalu banyak juga menyebabkan air hujan tidak baik untuk kesehatan.

5. Garam

Zat kimia terakhir yang umum terdapat pada air hujan adalah garam, seperti sudah diketahui garam berasal dari laut yang rasanya asin. Garam yang terkandung dalam air hujan juga bersifat relatif, biasanya hanya kawasan pantai yang mengandung kadar garam yang cukup tinggi.

Proses Pengecatan Mobil

Proses Pengecatan Mobil – Pengecatan mobil umumnya hanya dilakukan oleh orang yang memang ahli dalam bidang ini, akan tetapi bukan berarti Anda tidak dapat melakukannya sendiri untuk mendapatkan hasil yang tidak kalah juga dengan hasil para profesional.

Proses Pengecatan Mobil.jpg

Bila Anda dapat melakukan pengecatan sendiri tentu akan lebih menghemat biaya yang dikeluarkan nantinya. Namun bila Anda ingin melakukan pengecatan sendiri ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan lebih dahulu. Untuk lebih jelasnya berikut adalah proses pengecatan mobil secara umum :

Tahap Awal Sebelum Pengecatan

a. Hal pertama yang harus Anda lakukan disini adalah mengamplas bodi mobil lebih dahulu sebelum Anda mengecatnya. Gunakan ampelas dengan ukuran 1500 agar hasil amplasnya lebih maksimal.

b. Setelah Anda selesai mengamplasnya maka selanjutnya Anda harus mencuci bagian bodi mobil tersebut kemudian melapnya menggunakan kain bersih sambil dijemur dibawah sinar matahari secara langsung.

c. Kemudian siapkan Epoxy lalu gunakan epoxy tersebut pada bodi mobil yang akan dicat dengan cara disemprot.

d. Tahap selanjutnya adalah pengamplasan kembali menggunakan amplas ukuran 2000 hingga seluruh permukaannya rata.

e. Setelah selesai diamplas untuk kedua kalinya cuci kembali bodi mobil tersebut dan keringkan menggunakan lap yang halus seperti halnya katun dan jemur di bawah sinar matahari.

f. Gunakan warna putih atau abu – abu sebagai warna dasar untuk pengecatan pada tahap awal pengecatan, untuk hasil yang lebih maksimal maka sebaiknya pengecatan juga dilakukan di bawah sinar matahari dan pastikan tidak ada debu maupun kotoran di sekitar area pengecatan.

g. Diamkan cat lebih dulu selama 2 jam agar dapat kering dengan sempurna dan kemudian amplas kembali dengan amplas yang lebih halus agar hasil pengecatan merata.

Tahap Pengecatan

Apabila tahap dasar pengecatan sudah selesai Anda lakukan maka selanjutnya adalah tahap pengecatan sebagai berikut :

a. Langkah pertama adalah campurkan cat dan tiner, pastikan campuran tersebut tidak terlalu kental maupun terlalu encer.

b. Anda dapat menggunakan rasio cat dan tiner dengan rasio 1 : 2 apabila cat yang digunakan adalah jenis cat kental, Namun bila cat yang digunakan adalah jenis cat yang encer maka Anda dapat mencampurnya dengan rasio 1 : 1 untuk mendapatkan hasil pengecatan yang maksimal.

c. Apabila kedua bahan tersebut sudah tercampur dengan sempurna maka Anda dapat melakukan tahap pengecatan, sebaiknya tahapan pengecatan dilakukan dengan cara satu kali penarikan spoit cat yang dilakukan secara merata dan jangan melompat – lompat untuk mendapatkan hasil yang merata dan sempurna.

d. Setelah tahap pengecatan ini selesai maka selanjutnya adalah keringkan cat tersebut hingga kering sempurna. Pada tahap ini Anda juga dapat memastikan lapisan cat memiliki ketebalan yang sama menggunakan bantuan alat thickness meter / alat pengukur ketebalan yang dapat mengukur ketebalan lapisan cat pada bodi mobil.

Tahapan Terakhir

Setelah cat sudah benar – benar kering maka tahap selanjutnya adalah tahap varnish yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang bagus dan warna cat yang tahan lama. Campurkan varnish dengan komponen hardener kemudian semprotkan secara merata dan jangan melompat – lompat.

Keringkan varnish setelah itu dempul untuk mendapatkan hasil yang bagus dan mengkilap, apabila pengecatan dilakukan dengan baik hasilnya permukaan bodi halus.