Cara Mengukur pH Meter Sederhana

Cara Mengukur pH Meter Sederhana – Cara menggunakan pH meter sangat mudah, dan pH meter adalah alat yang sangat tepat untuk  menunjukan hasil pengukuran yang akurat. Sedikit informasi di CV Java Multi Mandiri juga menyediakan alat ukur pH dengan kualitas yang bagus dan terpercaya. Anda dapat membelinya secara offline maupun online.

cara-mengukur-ph-meter-sederhana

Macam-macam pH meter ada banyak sesuai dengan fungsinya masing – masing. Ada pH meter tanah, pH meter air,pH meter digital, pH meter analog, dan lain-lain.

A.Ph meter tanah

Biasanya digunakan untuk mengukur tanah yang akan dipakai untuk menanam tanaman. Cara mengukur kadar pH tanah menggunakan pH meter tanah yaitu:

1.Siapkan tanah yang akan dipakai untuk menanam tanaman.

2.Masukan ujung pH meter ke dalam empat ujung titik lahan dan ujung titik lahan yang ditengah.

3.Jika sudah tunggu beberapa saat sampai pH meter menunjukan angka tingkat keasaman.

4.Apabila muncul angka 7 maka tanah bagus untuk menanam tanaman. Tetapi tidak semua tanaman bisa ditanam pada tanah dengan tingkat keasaman =7. Agar tanaman tumbuh dengan baik anda harus melihat jenis tanaman apa yang akan ditanam dan berapa tingkat keasaman tanah yang akan digunakan.

B.Ph meter air

Biasanya pH meter air digunakan untuk mengukur kadar pH air minum dan air kolam ikan. Cara mengukur kadar pH air di dalam kolam ikan menggunakan pH meter air yaitu:

1.Siapkan air kolam yang akan digunakan untuk memelihara ikan.

2.Masukan ujung pH meter ke dalam air kolam ikan.

3.Pastikan saat mengukur kadar pH air, ikan belum dimasukan ke dalam kolam.

4.Setelah muncul angka yang berkisar antara 6,5 sampai 8,5 maka air tersebut cocok untuk memelihara ikan. Apabila pada musim hujan anda bisa memberikan garam pada kolam untuk mengantisipasi peningkatan keasaman, namun saat memberikan garam pastikan ikan belum ada yang berada di dalam air kolam.

Selain mengukur tingkat keasaman dengan alat ukur pH meter anda juga bisa menggunakan kertas lakmus. Kertas lakmus ada yang berwarna merah dan biru. Kertas yang berwarna merah menandakan asam, sedangkan yang biru menandakan basa. Cara menggunakannya yaitu dengan mencelupkan kertas lakmus ke dalam larutan yang akan di cek kadar pH nya.

Apabila kertas lakmus merah yang dicelupkan ke dalam larutan berubah menjadi biru artinya larutan bersifat basa, apabila kertas lakmus biru yang dicelupkan ke dalam larutan berubah menjadi merah berarti larutan bersifat basa. Apabila kertas lakmus dicelupkan ke dalam larutan tidak berubah warna artinya larutan tersebut bersifat netral.

Namun mengukur dengan alat pH meter lebih efektif karena menunjukan berapa tingkat keasaman larutan dengan tepat, jika menggunakan kertas lakmus kurang efektif karena kertas lakmus hanya menunjukan larutan tersebut bersifat asam atau basa, tidak menunjukan berapa tingkat keasaman larutan tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s