Kegunaan Alat TDS Meter

Kegunaan Alat TDS Meter – Tds meter adalah sebuah alat ukur yang digunakan untuk mengukur larutan padatan yang tidak terlihat atau kepekatan nutrisi. Biasanya tds (total disolved solid) meter digunakan untuk mengukur larutan padatan pada minuman dan juga untuk mengukur kepekatan larutan nutrisi tanaman hidroponik.

kegunaan-alat-tds-meter

Anda bisa mencari tds meter pada toko – toko maupun perusahaan yang menjual tds meter. Sedikit informasi di alat ukur indonesia jual tds meter bergaransi dengan kualitas barang yang bagus dan terpercaya.

Satuan hasil pengukuran menggunakan tds meter yaitu ppm (part per milion). Dalam berhidroponik mengukur padatan larutan atau kepekatan nutrisi sangat penting karena kita dapat mengetahui berapa banyak nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Apabila tanaman kekurangan nutrisi maupun kelebihan nutrisi maka tanaman akan mengandung racun dan akan menyebabkan tanaman mati. Agar tanaman tidak mati, harus mengukur padatan larutan terlebih dahulu dan memberikan larutan nutrisi  sesuai hasil pengukuran.

Setiap jenis tanaman membutuhkan padatan larutan yang berbeda – beda. Seperti tanaman tomat dan cabai membutuhkan kepekatan yang tinggi yaitu berkisar antara 1500 sampai 2000 ppm, tanaman sayuran daun membutuhkan kepekaan yang lebih rendah di banding tanaman tomat dan cabai yaitu berkisar antara 900 sampai 1200 ppm.

Sedangkan untuk tanaman bunga seperti anggrek membutuhkan kepekatan yang lebih rendah dari tanaman cabai dan tanaman sayuran daun yaitu berkisar antara 300 sampai 400 ppm.Selain mengukur kepekatan larutan nutrisi menggunakan tds meter juga bisa menggunakan ec meter.

EC meter adalah alat yang mempunyai fungsi yang sama dengan tds meter yaitu untuk mengukur padatan larutan yang tidak terlihat atau kepekatan nutrisi pada tanaman hiroponik.

Yang membedakan alat tds meter dengan ec meter yaitu tds untuk mengukur jumlah partikel terlarut sedangkan ec meter untuk mengukur nilai konduktivitasnya.

Satuan pengukuran menggunakan alat ec meter yaitu ms/cm (mili siemen/cm), atau (mmho/cm (mili hos/cm). Namun yang paling sering digunakan adalah ec saja seperti 1 ec atau 2 ec.

Dalam mengukur padatan larutan atau kepekaan larutan nutrisi pada tanaman hidroponik dapat menggunakan tds meter maupun ec meter tergantung ingin menggunakan yang mana karena tds meter dan ec meter memiliki fungsi yang sama.

Advertisements